KDN to issue special pass to investors from April 1 - Saifuddin
KDN to issue special pass to investors from April 1 - Saifuddin
Bernama
06/03/2025

Home Minister Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail said it is a single window method to facilitate the entry of this group with the issuance of passes being done electronically. - BERNAMA
KUALA LUMPUR: Special passes for investors or groups of expatriates will be issued starting April 1 to enable them to stay longer in the country for their respective business and investment purposes.
Home Minister Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail said it is a single window method to facilitate the entry of this group with the issuance of passes being done electronically.
"We will issue new passes only for investors, to enable easier entry and ease doing business is what we want to see.
"The faster we process their applications, the easier it is for them to accept the business climate in our country, which is the role of the Immigration Department," he said during Minister's Question Time in the Dewan Rakyat today.
He said this in response to a supplementary question by Lee Chean Chung (PH-Petaling Jaya) on whether the Immigration Department is prepared to simplify and provide facilities so as to reduce dependence on agents, especially involving foreign investors in obtain certain passes.
Responding to Lee's original question regarding service improvements, he said the Home Ministry (KDN) is committed to completing the remaining 11,700 applications for entry passes and permits by June in an effort to facilitate delivery to the people.
Saifuddin Nasution said that currently, 80 per cent of every 100 entry permit applications are from foreign wives who are married to local citizens.
Overall, he said the Immigration Department issues nearly three million passes a year with the most popular passes being the Temporary Work Visit Pass, Student Pass and Spouse Pass.
Through the digitalisation agenda, he said several popular types of passes could be managed online which would save the government's expenditure including saving RM13 million on printing pass stickers to be affixed to passports.
'Now, there is no need for stickers because pass holders only need to carry a device that displays the status of their pass,' he said.
He said that for Temporary Work Visit Passes that have expired and need to be renewed, employers no longer need to come to the counter to renew their workers' passes.
As a result, he said the pass service counters experienced a 70 per cent reduction in congestion, in line with Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim's call for public services to move towards digitalisation.
-- BERNAMA
Popular Posts - Last 7 days
Popular Posts - Last 30 days
Blog Archive
-
▼
2025
(6631)
-
▼
Mar 2025
(1165)
- Tujuh sekeluarga terperangkap kepala air diselamat...
- Menara KL milik kerajaan, hanya ubah pengurusan - ...
- Pengunjung Luar Negara, Warga Asing Memenuhi KLCC ...
- Empat Cedera Lantai Rumah Runtuh Ketika Beraya
- Anggota tentera dikatakan tumbuk pemandu wanita di...
- Bapa rakam penghargaan atas sumbangan rakyat Malay...
- Polis tahan lelaki larikan kereta bersama kanak-ka...
- Pemandu lori terlibat kemalangan di Lebuhraya KLK ...
- Laporan insiden lelaki OKU maut digilis tren dihan...
- Syawal dalam tugas: PDRM kekal teguh jaga keamanan...
- Kehidupan kembali pulih di Bangkok selepas gempa bumi
- Sultan Nazrin berangkat ke majlis hari raya pering...
- Pengarah Mahkamah Sabah maut dalam kemalangan di K...
- Identiti Tiga Mangsa Maut Dikenal Pasti
- Johor rekod 239 kemalangan jalan raya, empat kemat...
- Bulan Sabit Merah Palestin dapatkan semula 14 maya...
- 36 gempa susulan selepas gempa bumi dahsyat landa ...
- Juruaudit syarikat rugi RM1.29 juta terperdaya pel...
- Umat Islam Bangkok sambut 1 Syawal dalam suasana s...
- Tiga rumah teres di Klang musnah dalam kebakaran m...
- Pasukan SMART selamat tiba di lokasi operasi di Sa...
- Agong, Raja Permaisuri berkenan tunai solat sunat ...
- Jadikan Aidilfitri medium erat hubungan antara kau...
- Preston North End 0-3 Aston Villa | Quarter-Final ...
- Bournemouth 1-2 Manchester City | Quarter-Final | ...
- Hari raya pererat hubungan: Diplomat asing sambut ...
- Perpaduan mesti dipelihara bagai menatang minyak y...
- Serangan ganas Israel di Palestin antara topik per...
- Ketua kerajaan negeri ucap Selamat Hari Raya Aidil...
- Jemaah Menteri ajak rakyat manfaatkan Aidilfitri k...
- Kanak-kanak meninggal dunia kemalangan di Terowong...
- Tiga maut, empat cedera dalam kemalangan lima kend...
- Muslims in Singapore celebrate Eid al-Fitr on Marc...
- Mohamad Hasan laksana misi kemanusiaan ke Myanmar,...
- Malaysia akan menyambut Hari Raya Aidilftri esok, ...
- Polis lepas tembakan, tahan tiga lelaki cuba rempu...
- 'Abang Belon' akan diberi bimbingan dapatkan lesen...
- ICQS Rantau panjang sesak, ribuan perantau Malaysi...
- Peniaga, PBT perlu bertanggungjawab dalam menjalan...
- Gempa bumi susulan 5.1 skala Richter landa utara M...
- Kes tular: Polis tahan anggota tentera 'tumbuk' pe...
- ASEAN adakan mesyuarat khas tergempar bincang kesa...
- Wanita Parah Tersepit, Empat Lagi Termasuk Bayi Te...
- 10 Gajah 'Sambut' Perantau Di Tasik Banding
- Polis terima laporan daripada ibu ‘Abang Belon’
- 2 killed in light aircraft crash in Philippines
- Dua termasuk bayi maut kemalangan ketika balik kam...
- Gempa bumi 5.2 skala Richter gegarkan Aceh
- Isu penjaja belon: DBKL rehatkan anggota terlibat ...
- Small plane crashes in Minnesota after close call ...
- Linda Mudzenda's voice oozed SOUL in GOLDEN BUZZER...
- ABANG BELON DEDAH CERITA SEBENAR - SATU MALAYSIA K...
- Korban Gempa Bumi Di Myanmar Terus Meningkat
- Kebanyakan Negara Arab Sambut Aidilfitri Hari Ini
- ‘Abang Belon’ Mungkin Patah Tulang
- 50 Anggota SMART Berlepas Ke Myanmar Pagi Tadi
- Maut dilanggar bapa sendiri semasa undurkan kereta
- Nahas ragut lima nyawa: JPJ siasat audit keselamat...
- 21 kenderaan berat langgar perintah larangan berge...
- Op Sarang: 144 termasuk pengedar, penagih ditahan
- Nottingham Forest and Crystal Palace through to FA...
- Erling Haaland Under Police Investigation After In...
- Aidilfitri: Tiket penerbangan ke Sabah dan Sarawak...
- SMART: Pasukan Penyelamat Malaysia diiktiraf dunia...
- Pembiayaan kerajaan sebanyak RM131.5 juta bantu PK...
- Polis tahan ahli perniagaan bergelar Tan Sri tipu ...
- Aidilfitri: Polis kenal pasti 66 'blackspot', perk...
- Jalan Gua Musang-Kuala Lipis semakin sesak, pertam...
- Gempa bumi Myanmar: Angka kematian lebih 1,600
- Gempa bumi: Pulau Pinang tidak terkesan, Komtar di...
- Myanmar dilanda gempa bumi susulan, gelombang gega...
- Suspek pecah rumah di Subang Jaya selesai jalani p...
- Kereta terbakar dipercayai akibat mercun
- Umat Islam di Indonesia sambut Aidilfitri pada Isnin
- FAMA sasar RM250,000 jualan Program Mantai Semarak...
- Cadangan undang-undang FOI perlu cermin realiti Ma...
- Millions Travel Across Indonesia For Eid Al-Fitr C...
- Lelaki ditahan disyaki terlibat insiden pukul guna...
- Tujuh kedai musnah dalam kebakaran berhampiran Cho...
- Aidilfitri: Kenderaan keluar dari ibu kota meningk...
- Gempa bumi: Pasukan berbasikal wanita Kedah selama...
- PM Anwar luang masa baca kad raya kreatif daripada...
- Insiden peniaga belon jalan TAR: Tindakan tegas, s...
- 694 maut, 1,670 cedera, 68 hilang dalam gempa bumi...
- Berbuka 3 minit awal, jemaah masjid di Johor dinas...
- Insiden peniaga belon jalan TAR: Penguat kuasa DBK...
- Polis buka kertas siasatan kes gaduh di Jalan TAR
- Gempa bumi: Malaysia hantar 50 anggota pasukan ban...
- U Mobile terima surat anugerah dari MCMC untuk ran...
- Syarikat rugi lebih RM40,000 wang jualan dilarikan...
- Pesara guru rugi RM200,000 angkara 'phone scam'
- GEMPA THAILAND, MYANMAR - Rakyat Malaysia Jadi Her...
- DBKL Besar Sangat Ke Kesalahan Abang Belon?
- Malaysia hantar pasukan NADMA sokong usaha bantuan...
- Op Selamat 24: Polis Perlis laksana pemantauan rap...
- Malaysia hantar bantuan kemanusiaan, sertai SAR di...
- JIM Kedah gagal cubaan pemalsuan identiti remaja w...
- Not yet authorized to Real Madrid, Liverpool fans ...
- Southeast Asia earthquake: At least 150 dead and h...
- Lebuh Raya jam teruk malam tadi