Filem Dayak dapat pengiktirafan di luar negara sekali lagi
BERNAMA
28/3/2021
KUALA LUMPUR, 28 Mac -- Filem indie, 'Belaban Hidup: Infeksi Zombie' sekali lagi melakar kejayaan di peringkat antarabangsa apabila memenangi kategori Filem Terbaik dan Filem Seram Terbaik di International Symbolic Art Film Festival (ISAFF) di St Petersburg, Rusia, semalam.
Bersyukur di atas kemenangan itu, penerbit dan pengarahnya Ray Lee, 45, melahirkan perasaan bangga kerana dapat mengharumkan nama Malaysia di persada antarabangsa.
"Ini adalah kemenangan semua. Terima kasih di atas pengiktirafan ini.
"Kami berharap kejayaan ini akan menjadi inspirasi kepada semua penggiat filem muda lain supaya tidak berputus asa menerbitkan karya kreatif demi mengharumkan nama negara," katanya kepada Bernama.
Terdahulu, Bernama melaporkan filem terbitan Hornbill Films Sdn Bhd dan Harry Aziz Entertainment Sdn Bhd itu mencipta sejarah apabila memenangi kategori Seram dan Sains Fiksyen bagi genre filem cereka di World Film Carnival Singapore 2021 pada 18 Mac lepas.
Kejayaan itu juga mendapat perhatian Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin yang turut mengucapkan tahniah dan menyifatkan kemenangan itu membuktikan negara tidak ketandusan bakat dalam menghasilkan karya seni berkualiti antarabangsa selain meneruskan kesinambungan kejayaan filem dan terbitan kreatif tempatan di peringkat global.
"Terima kasih kepada Perdana Menteri atas keprihatinannya dengan perkembangan semasa mengenai filem negara. Kami dengan rasa rendah diri dan gembira menganggap setiap kata-kata itu sebagai satu semangat untuk terus berkarya," katanya.
Lebih membanggakan, Ray berkata filem berkenaan turut tercalon di Los Angeles Marina Del Rey Film Festival (LAMDRFF) bagi kategori Filem Cereka Terbaik (Best Feature Film).
Belaban Hidup: Infeksi Zombie mengisahkan sekumpulan anak yatim dikurung untuk menjadi bahan uji kaji oleh seorang saintis gila yang menggabungkan elemen seram serta aksi masyarakat Dayak di Sarawak.
Filem yang mendapat dana dari Perbadanan Kemajuan Filem Nasional Malaysia (FINAS) itu menampilkan barisan pelakon tempatan seperti Pekin Ibrahim, Altimet, Pablo Amirul, Anna Melissa, Cassidy Panggau dan penyanyi Indonesia, Tegar serta pelakon kelahiran Slovakia, Katrina Grey.
Filem edaran Metrowealth Pictures Sdn Bhd itu dijangka ditayangkan di pawagam tempatan pada Ogos depan.
Translate
Popular Posts - Last 7 days
-
Kebakaran besar berlaku di Puchong, api menjulang tinggi ke udara Astro Awani 01/04/2025 Satu kebakaran besar berlaku di kawasan ...
-
Kebakaran paip gas: 25 terima rawatan awal setakat 10.35 pagi Bernama 01/04/2025 Beberapa petugas Kementerian Kesihatan (KKM) dilihat gigih...
-
Malaysia urges citizens to leave South Sudan as security situation worsens Bernama 28/03/2025 A drone view shows people who the Sudanese Arm...
-
Najib dinamakan sebagai suspek dalam siasatan 1MDB akibat aliran dana ke akaun peribadi - Saksi Bernama 27/03/2025 Najib, menghadapi 25 pert...
-
Tragedi Putra Heights: Etiqa kecualikan syarat kepada pelanggan insurans yang terjejas Bernama 02/04/2025 Wakil dari pelbagai agensi keselam...
-
Tiada keluhan tidak dapat tiket penerbangan - Loke Bernama 29/03/2025 Loke bercakap pada sidang media program penyampaian goodies raya dan m...
Popular Posts - Last 30 days
-
Tiket ETS KTMB sempena Aidilfitri hanya berbaki 20 peratus Bernama 15/03/2025 Mohd Rani Hisham berkata, jumlah itu termasuk 12,600 tiket tam...
-
Dalam bulan Ramadan yang mulia ini, Wyndham Acmar Klang (Pemenang Anugerah Venue MICE Terbaik ASEAN), menjemput anda untuk merasai samb...
-
BEST FBKL'S Top Ramadan Buka Puasa Buffet 2025 - in Kuala Lumpur and the Klang Valley Area | #RAMADHAN #IFTAR #BUKAPUASA Following i...
-
Najib dinamakan sebagai suspek dalam siasatan 1MDB akibat aliran dana ke akaun peribadi - Saksi Bernama 27/03/2025 Najib, menghadapi 25 pert...
-
Kebakaran besar berlaku di Puchong, api menjulang tinggi ke udara Astro Awani 01/04/2025 Satu kebakaran besar berlaku di kawasan ...
-
Kebakaran paip gas: 25 terima rawatan awal setakat 10.35 pagi Bernama 01/04/2025 Beberapa petugas Kementerian Kesihatan (KKM) dilihat gigih...
Blog Archive
-
▼
2021
(9030)
-
▼
Mar 2021
(629)
- Ex-Policeman Sentenced To Death For Step-Daughter’...
- Najib, Rosmah Dan Pemilik Firma Barang Kemas Lubna...
- Malaysia Terima 600,000 Dos Vaksin AstraZeneca Pad...
- Cabul Wanita, Buruh Dipenjara Setahun
- Petrol Prices - No Change RON95 (RM2.05) & , Dies...
- Covid-19 Malaysia 31 March | New Cases - 1,482 Tot...
- LIVE - Majlis Pelancaran Pelan Tindakan Kebangsaan...
- BERSATU Dan PAS Sepakat Bersama Perikatan Nasional...
- "Datuk" Bekas Pengarah Urusan Bank Antara Empat In...
- "Anwar Ibrahim Seperti Nelson Mandela" - Afdlin Sh...
- PM Pengerusi Mesyuarat Kabinet, Menteri UMNO Turut...
- SSM Bantu Usahawan Daftar Perniagaan Secara Percuma
- 'Semua Menteri UMNO Kekal Dalam Kabinet' - PM
- Miimaland Harum Nama Malaysia Di Alternative Film ...
- Vaccine Doses Administered and Total Registrations...
- Vaccinated Travellers Not Exempt From Mandatory Qu...
- Pembantu Rumah Dengan Visa Dibenar Kembali Ke Mala...
- Polis panggil bekas timbalan menteri kes tular
- "Anak Buah Sendiri Pengkhianat" - KPN Dedah 34 Ang...
- Geng Nicky: Dua Datuk Seri, Enam Datuk Antara Yang...
- Situasi Terkini Pusat Kuarantin & Rawatan Covid-19...
- Kapasiti Kehadiran Pekerja Sektor Swasta & Perkhid...
- 68 'Geng' Datuk Seri Nicky Liow Ditangkap - KPN
- Rentas Negeri Belum Dibenarkan - Ismail Sabri
- PKPP dilanjutkan ke 14 April di Perlis, Kedah, Per...
- PKPB Dilanjutkan ke 14 April Di Selangor, WP Kuala...
- Situasi Semasa Jangkitan Covid-19 Di Malaysia - 30...
- Covid-19 Malaysia 30 March | New Cases - 1,133 Tot...
- Pfizer, Moderna COVID-19 Vaccines Highly Effective...
- LIVE - Abdul Hamid Bador | Ketua Polis Negara | 30...
- LIVE - Muhyiddin Yassin | Pelan Transformasi Koper...
- Pengurus Acara, Pembantu Peribadi Neelofa Beri Ket...
- US Customs Determines Forced Labour At Malaysia's ...
- Traffic In Suez Canal Resumes After Stranded Ship ...
- AKSEM To Be Under PDRM - Hamzah
- Indonesia Church Suicide Bombers Were Newlyweds Wh...
- Penemuan Minyak Dan Gas Baharu Di Blok SK405B, Lua...
- AirAsia's net loss widened to RM5.10 billion in FY...
- SOP PKPP Sektor Makanan - Bazar Aidilfitri Dan Baz...
- SOP PKPB Sektor Makanan - Bazar Aidilfitri Dan Baz...
- DBKL Tutup Premis Urut (GAY)
- Kerajaan PN Lemah Punca Laksana Darurat - Tun Maha...
- FGV Holdings Lantik Dzulkifli Sebagai Pengerusi
- Nilai R-Naught Meningkat Kepada 0.94, Kelantan Ter...
- Ini Senarai 89 Kawasan Yang Bakal Berdepan Ganggua...
- Empat Maut: Konvoi Pulang Dari Kenduri Kahwin, Ber...
- Letak Jawatan: Sebahagian Menteri, Timbalan Menter...
- Polis Akan Panggil Penganjur Pertunjukan Fesyen La...
- Video Viral - Individu Gaduh Depan Hospital Diburu
- 4 Adun Bersatu Boikot Sesi Libat Urus DUN Pulau Pi...
- Sajat: Masa Bila Kita Jadi Pelarian? Buat Apa Nak ...
- HSR: Malaysia Pays RM320 Million As Compensation T...
- Gangguan Bekalan Air Antara 48 Hingga 68 Jam Bermu...
- Situasi Semasa Jangkitan Covid-19 Di Malaysia - 29...
- Covid-19 Malaysia 29 March | New Cases - 941 Total...
- Dakwaan langgar SOP: Siasatan Video Tular Najib Le...
- 50 Penagih Dadah Ditahan Dalam Op Sarang
- Melaka Dilanda Banjir Kilat
- LIVE - YDP Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Must...
- Rumah Terbakar Sejam Sebelum Majlis Pertunangan
- Liberal Democratic Party (LDP) to join Perikatan N...
- Vaccine Doses Administered and Total Registrations...
- Five Injured, Hundreds Evacuated After Massive Bla...
- Young Malaysian Shuttlers Win Three Titles At Poli...
- Perwakilan UMNO Sebulat Suara Putus Kerjasama Deng...
- Perpecahan UMNO-Bersatu Sememangnya Ditunggu PH - ...
- Hadi makes hasty exit from Umno AGM As Journalist ...
- Two Suicide Bombers on a Motorcycle responsible fo...
- UMNO, GRS Kekal Bentuk Kerajaan Di Sabah - Bung Mo...
- 'Tak Apalah, Saya Terima Dengan Sabar' - Annuar Ul...
- Police Open Investigation On Woman’s Claim Of Sexu...
- Polis Siasat Majlis Pernikahan Neelofa berkaitan P...
- Police Uncover Heroin Processing Laboratory In Johor
- Situasi Semasa Jangkitan Covid-19 Di Malaysia - 28...
- LIVE - Mohamad Hasan | Tiada Lagi Silat Pulut UMNO...
- Only Advocacy Action Taken For Motorcycles With Lo...
- Covid-19 Malaysia 28 March | New Cases - 1,302 Tot...
- Vaccine Doses Administered - Daily Report - 27 Mar...
- Tun Faisal Digantung Keahlian UMNO 6 Tahun
- Hei apit lempang, cukuplah!' - Zahid sergah 'peros...
- PRU15: Kita Akan Bertanding Solo Atas Nama BN - Ah...
- Filem indie, 'Belaban Hidup: Infeksi Zombie' memen...
- Bomb Blast At Indonesia Church!
- LIVE - Ucapan Perasmian Perhimpunan Agung UMNO Ole...
- Undi18: Halangan Pada SPR, Bukan PN - Muhyiddin
- Polis Buru Suspek Atas Motosikal Yang Raba Wanita
- Situasi Semasa Jangkitan Covid-19 Di Malaysia - 27...
- Siapa Calon PM Dari UMNO? ... Kamu Tengah Bercakap...
- Covid-19 Malaysia 27 March | New Cases - 1,199 Tot...
- Tok Mat mahu UMNO jadi juara macam Liverpool, Tapi...
- 828 Malaysians Contracted COVID-19 Abroad - Kamarudin
- Polis Buru Banduan Yang melarikan diri daripada Pe...
- Ahli Parlimen 100% Sokong 'Undi 18' Patut Dihormat...
- Sama Cantik, Sama Padan, Neelofa Sah Bergelar Iste...
- PAU 2020 - Jawatan PM Milik UMNO, BN! - Timbalan P...
- LIVE - Persidangan Pergerakan Pemuda UMNO Malaysia...
- Six Arrested in January for terrorism and death th...
- Bas Rapid KL terbakar di Taman Bunga Raya, Depan UTAR
- Bank Becomes Third Party In Forfeiture Suit Agains...
- 1MDB Still Has RM32.3 Billion Of Outstanding Debt,...
-
▼
Mar 2021
(629)
LIVE VISITOR TRAFFIC FEED
A visitor from Subang jaya viewed 'CIDB mohon maaf, tarik balik kenyataan | BEST FBKL' 1 hr 43 mins ago
A visitor from Maryland viewed 'Trump imposes 24% reciprocal tariffs on Malaysia, ' 2 hrs 21 mins ago
A visitor from Batu caves viewed 'Thailand ready to negotiate with US after being im' 3 hrs 11 mins ago
A visitor from Subang jaya viewed 'Penjawat awam nyaris terkena tembakan, polis siasa' 4 hrs 19 mins ago
A visitor from Kuala lumpur viewed 'Thailand ready to negotiate with US after being im' 5 hrs 11 mins ago
A visitor from Kuala lumpur viewed 'Thailand ready to negotiate with US after being im' 5 hrs 21 mins ago
A visitor from Kuala lumpur viewed 'Thailand ready to negotiate with US after being im' 7 hrs 31 mins ago
A visitor from Shah alam viewed 'Thailand ready to negotiate with US after being im' 7 hrs 32 mins ago
A visitor from Batu caves viewed 'Thailand ready to negotiate with US after being im' 7 hrs 39 mins ago